Sistem Kelistrikan Atau Wiring Diagram Honda Supra X 125 PGM-FI

Setiap kendaraan bermotor pasti memiliki sistem kelistrikan begitu juga dengan sepeda motor seperti contohnya adalah wiring diagram Honda Supra X 125 PGM-FI. Setiap sistem tersebut adalah satu kesatuan yang akan saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Secara umum sistem kelistrikan atau wiring diagram semua sepeda motor sama, yang berbeda hanyalan ukuran dan warnanya. Sistem kelistrikan pada motor sendiri cukup sederhana dan terbagi menjadi beberapa sistem, yaitu:

1.       Baterai

2.       Penggerak awal/mula

3.       Pengapian

4.       Pengisian

5.       Penerangan

6.       Klakson

7.       Instrumen dan panel kontrol


                Sistem kelistrikan pada body Honda Supra X 125 PGM-FI tidak jauh berbeda dengan sistem kelistrikan motor lainnya, yang berbeda hanyalah sebagian besar sistemnya sudah diatur secara otomatis dengan ECU/ECM (Engine Control Module). ECM akan menerima informasi, dan informasi tersebut akan diproses dan dikirim ke komponen lainnya seperti ignition coil pada sistem pengapian. Sehingga semua sistem akan terkontrol dengan baik dan juga rapi. Selain itu ada sistem BAS (Bank Angle Sesor) yang akan membuat mesin mati secara otomatis jika berada pada kemiringan tertentu.

                Jadi dalam sistem kelistrikan Honda Supra X 125 PGM-FI, komponen yang ada didalamnya bermacam-macam, contohnya tadi seperti ECM dan juga BAS. berikut adalah komponen lainnya yang ada didalam sistem kelistrikan Honda Supra X 125 PGM-FI.

1.       ECM

Fungsinya untuk mengontrol semua sistem yang ada pada sepeda motor, ini adalah pusat dari semua sistem yang ada.

2.       BAS

BAS akan memberikan informasi terkait sudut kemiringan sepeda motor, jadi ECM akan mematikan sistem apabila BAS mendeteksi sudut kemiringan tertentu pada sepeda motor.

3.       EOT

Sensor yang akan memberikan informasi terkait suhu/temperatur pada oli mesin.

4.       Sensor

Kumpulan dari beberapa sensor, seperti MAP (Manifold Absolute Pressure) sensor, IAT (Idle Air Temperature) sensor, dan TP (Throttle Position) sensor.

5.       Sensor Kecepatan

Sensor ini akan memberikan informasi kepada ECM terkait putaran mesin agar nantinya injektor akan menyemprotkan bahan bakar sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.